Senin, 05 November 2018

Berikut cara pengobatan penyakit kanker payudara staum awal

Berikut cara pengobatan penyakit kanker payudara staum awal - Kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang paling umum ditemukan pada wanita di Amerika Serikat, begitu juga di Indonesia. Tak hanya wanita saja yang dapat mengalaminya, kaum pria juga dapat mengalami hal ini. Jika Anda mengalami hal ini, lakukan pengobatan dengan cepat. Sebab, bila tidak, sel kanker dapat menyebar ke area lain dari tubuh dan dapat menyebabkan kematian. 

Gejala
Bila penyakit ini belum terlalu parah atau masih pada tahap awal, Anda mungkin tidak akan merasakan tanda dan gejala apapun. Namun, apabila sel kanker telah berkembang, Anda akan merasakan berbagai tanda dan gejala seperti berikut ini:
  1. Payudara terasa nyeri
  2. Terdapat benjolan pada payudara: Benjolan yang terkait dengan penyakit ini dapat menimbulkan rasa sakit dengan sensasi berduri atau bahkan tidak terasa sakit sama sekali. Bila benjolan tidak terasa sakit, Anda dapat melakukan pemeriksaan mammogram yang dapat melihat apakah ada benjolan dalam payudara Anda.
  3. Ukuran, kontur, tekstur, dan suhu payudara berubah: Biasanya, ketika Anda memiliki kanker pada payudara, ukuran payudara akan membesar. Kulit payudara dan puting pun mengalami pengelupasan dan menyebabkan warna kulit pada payudara memerah. Selain itu, ketika Anda menyentuhnya, Anda akan merasakan daerah pada payudara Anda lebih hangat daripada biasanya.
  4. Perubahan pada bagian puting: Puting akan terasa gatal, terbakar, dan timbul koreng atau borok di daerah puting Anda. Selain itu, kulit pada puting dapat bersisik.
  5. Ketiak yang berada di samping payudara membengkak
  6. Puting susu mengeluarkan darah
Penyebab

Kanker payudara dapat timbul akibat sel payudara tumbuh dengan tidak normal (abnormal). Kemudian, sel-sel tersebut akan membelah lebih cepat daripada sel-sel sehat pada umumnya. Akibatnya, sel-sel tersebut akan terus menumpuk hingga membentuk benjolan dan biasanya hal itu akan berubah menjadi kanker. Sel kanker dapat menyebar (metastasis) dari payudara hingga menuju ke kelenjar getah bening atau bahkan ke bagian lain dari tubuh Anda. Namun, biasanya, kanker payudara dimulai dari sel di saluran penghasil susu (invasive ductal carcinoma) atau di jaringan kelenjar yang disebut lobulus (invasive lobular carcinoma). Namun, ada beberapa hal lain yang turut memicu timbulnya penyakit kanker pada payudara, seperti:

1. Menjadi perempuan

Penyakit ini memang dapat dialami oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun, kaum wanita lah yang lebih rentan mengalaminya.

2. Bertambahnya usia

Risiko untuk mengalami penyakit kanker payudara turut meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

3. Pernah memiliki sel kanker pada payudara

Bila Anda pernah menderita penyakit kanker payudara, Anda berisiko untuk mengalami hal ini lagi. Namun, jika sebelumnya hanya satu bagian payudara saja yang terkena kanker, ada kemungkinan sel kanker berkembang pada bagian payudara yang lain.

4. Riwayat keluarga

Dokter memperkirakan bahwa 5 hingga 10 persen dari penyakit kanker payudara terkait dengan mutasi gen dari sebuah keluarga. Gen yang paling umum dari penyakit kanker payudara adalah gen kanker payudara 1 (BRCA1) dan gen kanker payudara 2 (BRCA2) Sejumlah orang dapat mewarisi kedua jenis gen tersebut yang dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit kanker pada payudara dan ovarium.

5. Mulai menopause pada usia tua

Jika Anda mengalami menopause pada usia tua, Anda lebih mungkin untuk mengembangkan kanker pada payudara.

6. Melahirkan pada usia tua

Apabila Anda melahirkan anak pertama setelah usia 35 tahun, Anda mungkin memiliki peningkatan risiko kanker payudara.

7. Sering mengonsumsi alkohol

Alkohol dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

8. Sering terkena paparan radiasi

Apabila Anda pernah atau sedang melakukan perawatan yang menggunakan radiasi, risiko dari penyakit kanker payudara akan meningkat.

9. Obesitas

Berat badan lebih dari normal menjadi salah satu faktor yang dapat menigkatkan risiko kanker payudara.

10. Melakukan terapi hormon pascamenopause

Wanita yang mengkonsumsi obat hormon yang menggabungkan estrogen dan progesteron memiliki peningkatan risiko kanker payudara. Risiko ini dapat menurun ketika ia berhenti mengkonsumsi jenis obat ini.

Pengobatan

Pertama-tama, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan apakah payudara Anda benar-benar terserang oleh sel kanker. Biasanya dokter akan melakukan beberapa tes dan prosedur pemeriksaan seperti berikut ini:

1. Pemeriksaan fisik

Dokter akan memeriksa kedua bagian payudara Anda, apakah warna payudara Anda berubah menjadi merah, apakah ada benjolan pada payudara Anda, dan lain sebagainya.

2. Mammogram

Pada prosedur ini, dokter menggunakan sinar bertegangan tinggi, yaitu sinar X-ray dan dibantu dengan layar komputer untuk melihat kelainan yang terdeteksi.

3. Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Mesin MRI dilengkapi oleh gelombang radio dan medan magnet yang dapat menciptakan gambar dari interior dalam payudara Anda. Sebelum melakukan prosedur ini, dokter akan memberikan suntikkan pewarna dari pembuluh darah Anda di mana hal ini dapat memudahkan dokter mendeteksi kelainan dalam payudara Anda.

Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami

Kami De Nature Herbal menyediakan Obat Kanker Payudara untuk gejala kanker payudara. Obat Herbal kami telah terdaftar di BPOM, DINKES, serta berlabel Halal dari MUI. Obat Herbal kami berbahan ekstrak tumbuhan dan ramuan khas pengobatan kanker payudara maupun jenis kanker lainnya.
obat kanker payudara

Jika Anda ingin berkonsultasi langsung dengan kami atau ingin melakukan pemesanan produk herbal kami, silahkan hubungi kontak kami berikut:

customer service

Tidak ada komentar:

Posting Komentar